Langsung ke konten utama

Sejak Dini

    Perjalanan jauh untuk menggapai cita merupakan kebahagiaan tersendiri. Bahagia ketika kita bisa melewati setiap rintangan yang ada. Termasuk cinta.
    Cinta adalah suatu rintangan untuk menggapai impian, ya itu menurutku sih. Aku siapa?, Kalian akan tahu jawabanya.
    SD Negeri 217 tempat ku belajar. Mendapatkan ranking tiga sampai satu adalah perioritas pertama. Karena apa?, karena orangtuaku adalah guru, hmm, terlebih lagi Mama. Mama merupakan guru ku disekolah dasar.
    Maka dari itu, sejak dini aku harus bisa untuk tidak membuat orangtuaku malu akan nilai yang ku dapat.
"Baiklah anak-anak semerter ganjil sudah selesai, sekarang adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh kalian, sudah siap untuk tahu hasil belajar kalian?".
"Sudah bu". Serentak kami menjawab.
"Untuk kalian kelas lima yang Ibu panggil nama harap kedepan, kita mulai dari ranking ke tiga. Zuan, yang lain berikan tepuk tangan silahkan kepada Zuan maju kedepan".
    Malu itu ketika Mama sendiri mengatakan anaknya masuk tiga besar. Prasangka buruk dari orang lain pasti ada. 
"Yah, tapi apalah, terserah mau bilang apa. Yang jelas ini hasil usaha dan doa".
    Singkat kata libur semester ganjilpun di dimulai. Tak ada buku tak ada pena. Terasa muntah aku melihatnya. Bagiku belajar yang giat bukan berarti menghilangkan masa kanak-kanak. 
     
Lanjut minggu depan...

Komentar